KONTAK SAYA

Email Twitter Facebook

TELUSURI

GALERI FOTO

Kategori Arsip Daftar Isi

MULAI DARI SINI

Pelayanan Portfolio Pembayaran

Selasa, 13 Desember 2011

KUTUKAN SANG PENDEKAR

     Setelah dhuta dari majapahit yang menyerahkan surat permintaan maap atas tragedy bubat dan abu kremasi prabu linggabuana serta putri dyah pitaloka berlalu dari balerung kraton padjajaran, dari balik singgasana muncul satu sosok pemuda gagah dengan mahkota emas bertengger dikepalanya, dialah niskala wastu kencana yang mempunyai nama kecil rd. anggalarang yang telah ditabalkan sebagai putra mahkota yang kelak menggantikan ayah handanya prabu linggabuana, menjadi prabu di kedaton padjajaran.


“angger anggalarang, paman mengerti akan keputusan mu untuk menantang duel dengan mahapatih gadjah mada tidak bias ditawar lagi, namun seperti tradisi yang telah turun-temurun sebelum memegang tampuk kekuasaan dipadjajaran, dirimu harus melukukan lelaku pengembaraan selama satu tahun,tradisi inipun pernah dilakukan oleh kakek buyut, eyang serta ramandamu dimasa mudanya..”

Anggalarang Cuma diam tepekur dihadapan pamannya, dirinya menyadari betul akan tradisi yang telah berlaku dikerajaannya.

Lisensi

Lisensi Creative Commons
BHUMI DERES MILI by BHUMI DERES MILI is licensed under a Creative Commons Atribusi 3.0 Unported License.
Berdasarkan karya di KANG KUSYOTO, KYT.
Permissions beyond the scope of this license may be available at http//:www.bhumideresmili.blogspot.com.

Total Tayangan Halaman

About

Pages

Download

Powered By Blogger

Search Box

Popular Posts

Followers